Perbedaan Charger Asli dan Palsu iPhone,Samsung dan Asus

Membedakan Charger Asli dan Palsu iPhone,Samsung dan Asus

Kali ini ILMUTEKNOLOGI akan memberikan tips&trik bagaimana cara membedakan charger asli dan palsu.Sobat tekno tentu tidak mau kan kecewa sudah membayar mahal eh malah yang dibeli barang kw,apalagi sekarang bentuk merk nya pun anatara kw dan ori sangatlah mirip

Sobat tekno sekarang gausah khawatir karena ILMUTEKNOLOGI kali ini akan memberikan tips&trik bagaimana cara membedakan charger asli dan palsu.Berikut adalah merk charger Handphone yang sering ada dipasaran.

Cara Membedakan Charger Samsung Asli & Palsu

  • Perhatikan ukuran colokan pada charger. Coba perhatikan ukuran colokan pada charger. Biasanya colokan yang palsu akan lebih panjang daripada yang asli.
  • Perhatikan lekukan pada adapter. Jika membeli kepala charger, perhatikanlah lekukan pada kepalanya. Adapter yang asli terlihat lebih rapi dan halus, sedangkan yang palsu terlihat lebih kasar dan lebih jelas.
  • Keterangan dan tulisan yang tertera pada adapter. Sepintas untuk memperhatikan tulisan pada adapter memanglah agak sulit, karena jika dilihat sama saja. Tapi janganlah tertipu, sebab tulisan pada charger asli tidak tertera tulisan A+, sedangkan adapter yang palsu tertera tulisan A+.
  • Perhatikan lubang colokan USB. Coba perhatikan dengan seksama kalau di lubang colokan USB yang palsu tidak rapi, sedangkan yang aslinya sangat rapi dan halus.
  • Lekukan halus di besi colokan. Dengan adanya lekukan khusus hanya ada pada charger yang asli, sedangkan pada charger yang palsu tidak ada lekukan sama sekali.
  • Perhatikan tulisan “Samsung” pada adapter. Untuk membedakannya sangatlah gampang. Pada adapter palsu tulisan “Samsung” sama sekali tidak terlihat dengan jelas, sedangkan pada adpter asli terlihat dengan jelas.

Memang sangatlah sulit membedakan mana yang asli dan mana yang palsu, tapi jika diperhatikan dengan seksama bisa terlihat jelas perbedaannya. Dan harus diperhatikan setiap charger yang asli dengan merk apapun pasti memiliki hologram.

 

 

Cara Membedakan Charger iPhone Asli & Palsu

  • Apple menyarankan agar menggunakan aksesori resmi dari Apple yang bertuliskan “Made for iPod/iPhone/iPad”. Masalah akan terjadi jika membeli konektor yang palsu, misalnya:
  • Perangkat iOS cepat rusak.
  • Kabel mudah rusak
  • Ujung konektor mudah cepat panas, kabel lepas, atau tidak terpasang ke tempatnya
    Tidak bisa menyelaraskan atau mengisi daya

 

Baca juga:

Pada kabel iPhone juga ternyata banyak beredar yang palsu. Banyak orang tidak menyadari kalau mereka telah membeli yang palsu. Ada dari mereka yang mengatakan kalau saat HP dicharge cepat panas. Resikonya jika membeli yang palsu terkadang dapat menyebabkan HP cepat memanas, korsleting, sampai akhirnya terjadi kebakaran. Ada baiknya jika pengguna mencoba mengecek kembali keasliannya dengan cara sebagai berikut :

 

  • Verifikasi made by “iPhone”: Tulisan dan logo “Made by iPhone” selalu tertera di box aksesori yang didalamnya sudah ada buku petunjuk, charger baterai, casing dll. Pada kabel iPhone tidak tertera tulisan “Made by iPhone”, dan jika kamu menemukan tulisan seperti itu dan di belakangnya terdapat embel-embel, maka sudah pasti HP tersebut palsu.
  • Design by Apple in California: Pada kabel charger yang asli tertera tulisan design by “Apple in California” atau “Assembled in China” di balik kemasannya. Pastikan juga kalau dalam membeli Apple ada 12 kode serinya.
  • Membedakan ujung kabel: Cara membedakan ujung kabel sangatlah gampang. Pada kabel Apple yang asli memiliki garis yang berwarna keemasan dan tidak menonjol, sedangkan kabel yang palsu berwarna emas kehitaman. Ketebalan pada ujung kabel yang asli ukurannya sangat konsisten yaitu 7.7 mm x 12 mm, sedangkan pada kabel yang palsu ukurannya tidak konsisten.

Baca juga:

Cara Membedakan Charger Asus Asli & Palsu

HP ketiga yang akan kita bahas adalah Asus. Charger Asus dan produknya juga banyak beredar yang palsu dibalut sama seperti yang asli. Berikut yang harus diperhatikan dalam membeli antara lain:

  • Kemasan Produk: Dalam kemasan produk bisa terlihat kalau charger yang palsu desain pada bungkus yang seadanya dengan tulisan font dan warna yang seadanya saja.
  • Charger: Kalau soal pada warna charger pasti sulit dalam membedakannya. Tapi ukuran berat tidak bisa dibohongi. Charger asli pada Asus lebih berat, karena komponen di dalamnya lebih berkualitas.
  • Revisi: Mungkin banyak orang tidak memperhatikan tulisan pada charger Asus yang asli ada tulisan REV:A02 atau REV:A03. Pada charger KW ada tambahan tulisan CH/CN di belakangnya.
  • Pabrikan: Jika pada charger terdapat tulisan LITE-ON dan Phihong, maka tidak usah khawatir karena dijamin charger tersebut asli.
    Segel distributor: Pada segel sebenarnya jika diberi segel atau tidak, sudah pasti original.
  • Resiko: Resiko yang ditimbulkan jika menggunakan charger yang palsu maka akan berakibat terjadinya kebakaran karena tidak mampu menahan tegangan yang ada dan proses penghantaran tegangan yang tidak stabil dan memperlama proses charging.
  • Harga: Poin ini yang paling penting, karena harga menentukan kualitas. Memang barang KW yang dijual lebih murah dan berkisar antara 20.000 – 50.000, sedangkan yang asli berkisar ratusan ribu. Baca juga: Kelebihan dan Kekurangan HP Black Market.
  • Gunakan kode rahasia Asus Zenfone: Fitur pada Asus Zenfone ini terbilang sangat aneh, karena dengan menggunakan calculator pada papan tombol maka akan keluar secret code. Caranya hanya mengetik 12345=+ untuk memunculkan fitur rahasia dan bisa digunakan juga untuk melihat bagus tidaknya produk tersebut.
  • Gunakan kode rahasia Android; Semua smartphone menggunakan kode rahasia Android untuk mengetahui kelayakan dan keaslian perangkat tersebut.
  • Perhatikan body pada Asus Zenfone; Pada umumnya produk Asus Zenfone yang palsu terlihat seperti yang aslinya mulai dari body, warna, dan desain. Tapi kita akan dapat mengetahui apakah produk tersebut replika atau bukan hanya dengan melihat dari bobot dan ukuran layar.
  • Periksa garansi; Produk Asus Zenfone biasanya memberi garansi kepada pembelinya 1 tahun untuk meyakinkan pembeli kalau barangnya bukan barang replika dan berkualitas dalam jangka waktu yang telah ditentukan. Jika ditawarkan garansi pada Asus
  • Zenfone hanya 6 bulan, maka bisa dipastikan barang tersebut palsu dan tidak sesuai dengan standar garansi yang sudah ditentukan.

Nah gimana sudah bisa membedakannyaa jadilah smartbuyer sobattekno agar kita tidak mudah ditipu sobat.Semoga Tips&Trik kali ini bermanfaaat bagi sobat tekno, jangan lupa share share ke temannya, ILMUTEKNOLOGI!!

Baca juga: